PENTING ! KARYAWAN DI PABRIK ANDA BERESIKO TINGGI TERKENA GANGGUAN PARU-PARU.

PABRIK ANDA BESAR? KARYAWAN ANDA RATUSAN BAHKAN RIBUAN? PRODUK ANDA SANGAT TERKENAL DI MARKET?

TAPI…. KARYAWAN DI PABRIK ANDA BERESIKO TINGGI TERKENA GANGGUAN PARU-PARU

Penyakit paru yang disebabkan debu industri memiliki gejala yang sama dengan penyakit paru lain yang notabene tidak disebabkan oleh debu di lingkungan Anda bekerja. Penyakit paru kerja merupakan kerusakan atau penyakit paru yang diakibatkan uap, debu, atau gas berbahaya yang terhirup karyawan saat berada di tempat kerja. Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi terjadinya gangguan paru, yaitu:

  1. Ukuran debu atau partikel
  2. Jumlah dan lama pajanan
  3. Kelembapan udara
  4. Toksisitas
  5. Merokok
  6. Pola respirasi
    • Besarnya volume tidal
    • Pernapasan hidung dan mulut

Jenis–jenis penyakit paru akibat kerja (sumber: doktersehat.com) adalah:

  1. Pneumokoniosis Pekerja Tambang Batubara

Penyakit ini diakibatkan penumpukan debu batubara di paru sehingga menyebabkan munculnya reaksi jaringan terhadap debu tersebut. Seseorang bisa terkena penyakit ini bila terpapar cukup lama, lebih dari 10 tahun.

  1. Silikosis

Penyakit ini terjadi karena inhalasi dan retensi debu yang mengandung kristalin silikon dioksida atau silika bebas (S1S2). Penyakit ini bisa terjadi pada berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan silika, seperti:

  • Pembuat keramik dan batubara
  • Pekerja tambang logam dan batubara
  • Penuangan besi dan baja
  • Penggali terowongan untuk membuat jalan
  • Pemotong batu untuk nisan atau patung
  • Pabrik semen
  • Pembuat gigi enamel
  • Industri yang memakai silika sebagai bahan misalnya pabrik amplas dan gelas.
  1. Asbestosis

Penyakit ini timbul akibat terhirupnya debu asbes sehingga menyebabkan penumokoniosis yang ditandai oleh fibrosis paru. Paparan debu asbes ini bisa terjadi di daerah tambang dan industri serta daerah disekitarnya yang sudah terpolusi. Pekerja di tambang, transportasi, penggilingan, pedagang, pekerja kapal, dan pekerja penghancur asbes.

  1. Bronkitis Industri

Berbagai debu industri seperti debu yang berasal dari pembakaran arang batu, semen, keramik, besi, penghancuran logam dan batu, asbes dan silika dengan ukuran 3-10 mikron akan ditimbun di paru.

  1. Asma Kerja

Asma kerja merupakan penyakit yang ditandai oleh sensitivitas saluran napas terhadap paparan zat di tempat kerja dengan manifestasi obstruksi saluran napas yang bersifat reversibel. Paparan zat dan berbagai debu di lokasi kerja dapat menyebabkan asma kerja. Zat pemicu asma dapat berasal dari kopi, buah jarak, tepung gandum, debu kayu, dan beberapa bintang speperti anjing, kucing, tikus, kerang, dan ulat sutra. Selain itu, pemicu asma lainnya adalah zat kimia seperti isosionat, garam platina, khrom, enzmm seperti iripsin dan papain. Dapat juga berasal dari obat-obatan seperti pada piperazin, tetrasiklin, spinamisin dan penisilin sintetik.

  1. Kanker Paru

Kanker paru bisa dipicu oleh zat yang bersifat karsinogen seperti uranium, asbes, gas mustard, nikel, khrom, arsen, tar batu bara, dan kalsium klorida. Pekerja yang sering terkontaminasi zat-zat tersebut bisa menderita kanker paru setelah terpapar lama, yaitu antara 15 sampai 25 tahun. Pekerja yang rawan terkena penyekit ini adalah mereka yang bekerja di tambang, pabrik, tempat penyulingan dan industri kimia.

  1. Exrinsic Allergic Alveolitis

Penyakit ini disebabkan sensitisasi debu-debu organik dari spora jamur Actinomycetes yg banyak terdapat di pertanian sehingga kerap disebut dengan farmer lung disease. Letak gangguannya lebih banyak terdapat di parenkim paru. Keluhan flu merupakan gejala yang sering menyertai penyakit ini. Diduga mikroba yang hidup di AC dapat menyebabkan gangguan kesehatan ini.

  1. Bisinosis

Bissinosis (Byssinosis) merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan pekerjaan yang memungkinkan seseorang menghirup debu kapas atau debu dari serat tanaman lainnya, seperti rami.

LINDUNGI KARYAWAN DI PABRIK ANDA DENGAN MENGURANGI KONTAMINASI DEBU HINGGA 90%

Berbagai cara untuk mengatasi kontaminasi debu di pabrik diantaranya: memasang dust collector, menutup akses keluar masuknya debu dengan tirai plastik, dan menyapu debu yang ada dilantai. Alat-alat tersebut  sudah cukup membantu, namun belum maksimal bahkan ada yang justru menambah kontaminasi debu. Sebagai contoh, saat karyawan menyapu debu yang ada dilantai, secara tidak sengaja debu tersebut akan terbang ke udara dan terhirup oleh orang yang ada disekitar. Dalam artikel ini kami akan berbagi bagaimana cara mengurangi kontaminasi debu di pabrik anda hingga 90% bahkan lebih.

Debu yang ada di pabrik berasal dari berbagai sumber, diantaranya:

  1. Dibawa oleh kendaraan dari luar.
  2. Dari bahan baku produk.
  3. Dibawa oleh karyawan melalui sepatu.
  4. Asap kendaraaan jika berbahan bakar diesel.
  5. Terbawa angin.

Akibat yang ditimbulkan:

  1. Ganguan pernapasan.
  2. Tingginya biaya perbaikan mesin karena debu akan merusak mesin pabrik, dan juga mesin kendaraan yang ada di pabrik tersebut.
  3. Tingginya tingkat turn over karyawan.
  4. Image perusahaan menurun.

Gambar di bawah ini akan memberikan sedikit informasi dalam penanganan kontaminasi debu di pabrik.

Gambar di atas adalah metode mebersihkan lantai menggunakan Ride On Sweeper. Ride on Sweeper adalah alat yang berfungsi untuk menyapu semua debu dan sampah yang ada di lantai dengan cepat dan benar-benar bersih. Seperti terlihat pada gambar, alat ini dikendarain oleh satu orang seperti mengendarai mobil. Cara kerjanya saat unit dijalankan kearah lantai yang ingin dibersihkan, sikat dibagian tengah unit ini akan menyapu semua debu dan sampah ke dalam hopper (penampungan), dan seketika itu lantai yang telah dilewati sudah bersih dari semua debu dan sampah.

Ada banyak tipe Ride On Sweeper yang ada di market, ada yang produksi Eropa, Amerika, dan China. Dari semua merek Ride On Sweeper yang ada, hanya satu tipe yang memiliki fitur dust control. Apa itu dust control? Dust control adalah suatu fitur yang ada pada Ride sweeper yang berfungsi untuk menahan debu yang masuk kedalam hopper agar tidak keluar lagi. Hal ini penting.. karena fungsi dari alat ini adalah untuk mebersihkan debu, maka hasil yang di harapkan adalah udara yang bersih, dan tidak ada debu yang terbang ke udara pada saat proses sweeping.

Cara Kerja Tennant S20 Ride On Sweeper

 

  1. Sikat depan (side brush) akan menyapu debu dan sampah yang ada di pinggir untuk diarahkan ke tengah, biasanya digunakan untuk menyapu area pinggir gedung.
  2. Sikat tengah (Main brush) berbentuk cylindrical berputar kearah depan yang berfungsi untuk menyapu semua debu dan sampah yang di arahkan kedalam tempat penampungan (Hopper).
  3. Pada saat semua sampah dan debu telah masuk ke dalam hopper, fitur Vacuum Dust Control akan menjaga agar debu tidak keluar lagi dari hopper.
  4. Hopper adalah tempat tertampungnya semua debu dan sampah dengan kapasitas tertentu. Semakin besar hoppernya semakin banyak sampah yang dapat di tampung.
  5. Sampah yang masuk ke dalam hopper akan melalui tiga tahap penyaringan (Filter), Filter pertama adalah Perma Filter yang akan menyaring debu kasar sebanyak 60% dan menyisakan 40% debu halus yang akan masuk ke filter ke dua. Debu yang tersaring akan langsung jatuh ke bawah (Hopper).
  6. Filter ke dua di sebut Cyclonic Filter yang menerima 40% debu dan kembali menyaring hingga hanya menyisakan 10% debu yang masuk pada filter ketiga atau filter terakhir. 30% debu yang disaring oleh Cyclonic Filter akan langsung jatuh ke bawah (Hopper).
  7. Filter ke tiga di sebut Nano Filter yang menerima debu yang sangat halus, umumnya debu halus ini berukuran antara 1 hingga 5 mikron. Nano filter dapat menyaring debu halus terkecil yaitu 0,5 mikron. 10% debu yang melewati filter ke tiga ini benar-benar di saring hingga udara yang keluar dari mesin adalah udara yang bersih.
  8. Tahap akhir proses kerja Tennant S20 Ride On Sweeper adalah pembuangan udara dari semua proses menyaringan. Udara yang dibuangan dialirkan ke belakangan mesin, dan dapat dibuktikan udara yang keluar adalah udara bersih atau udara yang layak untuk manusia dan lingkungan.

Tennant S20 adalah Ride On Sweeper produksi USA, dengan body yang kokoh dan fitur yang lengkap mejadikan Tennant S20 sebagai satu-satunya ride on sweeper yang paling diminati oleh pemilik pabrik-pabrik yang bermasalah dengan debu. Berikut ini adalah fitur dan keunggulan Tennat S20:

  • Rendah biaya maintenance, karena S20 sudah teruji dalam ketahanan dan kemudahan Produktifitas 9.600 meter persegi / Jam
  • Kapasitas penampungan debu 310 liter.
  • dalam perawatan. Sangat tangguh dalam kondisi ekstrim.
  • 3 stage filtration yang menampung debu hingga 0,5 micron. Tennant adalah satu – satunya produk dengan system 3 stage filtration, sehingga akan lebih murah dalam biaya maintenance.
  • Body unit digaransi 10 Tahun dari kebocoran.
  • Jaminan ketersedian spare part hingga 10 Tahun.
  • Sensor pendeteksi panas yang adalm dalam penampungan, sehingga lebih safety bagi mesin dan safety bagi pengguna.

Rekomendasi Produk : Tennant S20 Ride On Sweeper

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *