fbpx

Wajib Baca! Langkah Aman Menggunakan Cairan Disinfektan

cairan disinfektan

Cairan disinfektan adalah zat kimia yang dibuat khusus untuk membunuh atau menghentikan pertumbuhan kuman, virus, dan jamur pada permukaan benda mati. Penggunaan cairan ini membantu menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar, seperti di rumah, kantor, atau tempat umum.

 

Disinfektan memang penting dalam upaya untuk mencegah penyebaran penyakit, membuat lingkungan lebih aman, dan memberikan perlindungan ekstra. Akan tetapi perlu diingat bahwa penggunaan cairan berbahan kimia ini tentu tidaklah asal-asalan, karena Anda harus memperhatikan bagaimana penggunaannya yang baik dan benar. Jika tidak hati-hati dan sesuai prosedur, penggunaan disinfektan bisa menjadi kurang efektif atau bahkan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan.

Cara Aman Menggunakan Cairan Disinfektan

 

Disinfektan sangat bermanfaat dalam menekan penyebaran virus, menghilangkan bakteri, dan mengatasi kuman. Meskipun demikian, penggunaannya tidak boleh dilakukan sembarangan karena terdapat prosedur tertentu yang harus diketahui.

 

Sebelum mengaplikasikan cairan disinfektan, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah memahami dengan baik cara penggunaannya yang aman, khususnya saat membersihkan suatu permukaan. Untuk menghindari kesalahan, berikut beberapa panduan yang dapat diikuti:

 

  • Gunakan sarung tangan sebelum membersihkan dengan disinfektan untuk mencegah iritasi kulit.
  • Bersihkan permukaan terlebih dahulu dengan sabun atau air untuk membantu mengurangi kotoran atau kuman, kemudian barulah menggunakan disinfektan.
  • Lakukan pembersihan secara rutin pada bagian yang sering disentuh. Seperti gagang pintu, meja, remote TV, meja dapur, saklar, TV, keyboard, telepon, toilet, wastafel, kran, atau area lainnya.
  • Silahkan ikuti instruksi yang ada di label pada kemasan cairan disinfektan untuk memastikan penggunaan yang sesuai, efektif, dan aman.
  • Jika sudah menggunakan disinfektan, lepaskan sarung tangan, kemudian cuci tangan menggunakan air dan sabun selama 20 detik.
  • Usahakan mengurangi kontak dengan disinfektan secara langsung pada permukaan tubuh.
  • Hindari cairan terkena di permukaan kulit yang terbuka. Seperti mata, hidung, mulut atau anggota tubuh yang terluka.
  • Pastikan cairan tidak masuk ke dalam minuman, makanan, atau jangkauan anak-anak.
  • Simpan disinfektan pada suhu ruangan antara 20 hingga 22 derajat Celsius.

 

Nah, dengan memahami dan mengikuti panduan penggunaan cairan disinfektan secara hati-hati, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih steril, sehat, dan bebas dari potensi penularan penyakit dengan meminimalisir risiko infeksi.

 

Demikianlah pembahasan kali ini, jika Anda tertarik untuk informasi menarik lainnya terkait cairan pembersih atau bahkan dunia housekeeping, silahkan kunjungi website resmi Adhya Graha Kencana.

Share this to :
No Comments

Post A Comment

WhatsApp chat